Tuesday, December 25

ASUHAN KEBIDANAN KELUARGA BERENCANA PADA “Ny. W”P2A0 AKSEPTOR BARU KB IMPLAN



1.1.  Latar Belakang
Keberhasilan program KB Nasional Indonesia telah memperoleh pengakuan untuk dua dasa warsa terakhir ini dari rata-rata 5,6 menjadi 3 kelahiran per wanita di tahun 1991.Sebagai akibat penurunan angka kesuburan ini angka pertumbuhan penduduk juga menurun dari 2,5% pada tahun 1970 menjadi 1,6 tahun 1991.Susuk KB (Norplant atau implant) yang  diperkenankan di Indonesia sejak 1982 dapat diterima masyarakat sehingga Indonesia merupakan negara terbesar  pemakai norplant. Susuk KB disebut Alat KB Bawah Kulit (IMPLAN) kini sedang di uji coba susuk KB satu kapsul yang disebut implant.
Hal ini disebabkan oleh karena setelah pencapaian tingkat ini program nasional berusaha beralih dari metode  kontrasepsi tradisional yang kurang efektif ke metode kontrasepsi tradisional yang kurang efektif ke metode yang lebih efektif.
Sebagai bidan harus mampu memberikan asuhan kebidanan pada Akseptor KB sesuaj kompetensi yang ke 2 yaitu:Bidan memberikan asuhan yang bermutu  tinggi pendidikan kesehatan yang tanggap terhadap budaya dan pelayanan menyeluruh di masyarakat dalam rangaka untuk meningkatkan dasarkehidupan yang seha,perencanaan kehamilan dan kesiapan menjadi orang tua.
Berdasarkan latar belakang tersebut diatas penulis merasa tertarik untuk mengambil judul asuhan kebidanan keluarga berencana  pada Ny. W P2A0 Akseptor KB Implan di BPS Ny.A.
 
1.2.  Tujuan
1.2.1.      Tujuan Umum
Setelah pembelajaran klinik mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata dalam melaksanakan asuhan kebidanan keluarga berencana dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dengan 7 langkah varney.

1.2.2.      Tujuan Khusus
1.2.2.1  Dapat melaksanakan pengkajian data sampai dengan evaluasi
1.2.2.2  Dapat menganalisa kesenjangan antara teori dan praktek
1.2.2.3 Dapat memberikan alternative pemecahan masalah apabila ditemukan kesenjangan masalah
1.2.2.4 Dapat mendokumentasikan hasil asuhan dengan SOAP NATES
  

TINJAUAN TEORI


2.1.    Definisi Kontrasepsi Norplant
Kontrasepsi norplant adalah merupakan salah satu bentuk dari kontrasepsi implant yang berisi progestin yang dimasukkan kesatu delivery system. Norplant terdiri  atas 6 kapsul yang masing – masing mengandung 36 mg levenorgestrel dengan diameter 2,4 mm dan panjang 3,4 mm dan panjang 3,4 mm. setelah disusukan keenam kapsul akan mengeluarkan 80 mcg levonorgestrel perhari selama 6-18 bulan pertama.
(Hartato,H.2003)

2.2.    Mekanisme Kerja Kontrasepsi Norplant
2.2.1.      Menekan ovulasi lebih dari 80% pemakai norplant pada tahun – tahun pertama tidak mengalami ovulasi.
2.2.2.      Membuat getah servik menjadi kental
2.2.3.      Membuat endometrium tidak siap menerima kehamilan.
(Hartato H.2003)

2.3.    Daya Guna Kontrasepsi Norplant
Norplant merupakan kontrasepsi yang paling tinggi daya gunanya kegagalan adalah 0,3 per 100 wanita.

2.4.    Pemasangan Norplant
2.4.1.      Pasien berbaring di tempat tidur
2.4.2.      Tangan kanan / kiri (bila kidal) diletakkan disamping badan dengan bagian valer eliat.
2.4.3.      Lengan atas mulai dari lengan siku sampai pergelangan tangan (bahu) dicuci dengan larutan antiseptik.
2.4.4.      Avaskuler + 6-10 cm di lipat siku,  suntikkan anastesi lokal subkutan kedaerah mana susuk akan dipasang.
2.4.5.      Pada tempat bekas tusukan jarum suntik dilakukan insisi 3-4 mm
2.4.6.      Trokar dimasukkan subkutan sampai garis batas ke daerah yang telah dianestesi secara sistematis mulai di medial ke lateral.
2.4.7.      Kapsul norplant dimasukkan melallui trokar lalu didorong dengan alat pendorong sampai terasa tertahan.
2.4.8.      Trokar ditarik keluar sampai garis batas
2.4.9.      Trokar dimasukkan lagi ke  sebelah norplant yang pertama sampai keenam kapsul terpasang.
2.4.10.  LUka insisi ditutup dengan band aid dan ditutup lagi dengan aerosol adhesive, kemudian dilapisi dengan kasa steril dan dibalut.
(Hartato H.2003)

2.5.    Pencabutan Kontrasepsi Norlpant
Pencabutan  dapat dilakukan setiap saat bila diinginkan, sebelum pencabutan sedikitnya dilakukan perabaan terhadap norplant. Yang akan dicabut, setelah tindakan a dan  antiseptis local dibawah ujung kapsul norplant 1-2 ml buat insisi 3-4 mm dimana insisi tidak perlu sama dengan insisi pemasangan secara tumpul dengan artery forceps.
Cara pencabutan :
2.5.1.      Blind : arteri forcep dengan tuntunan tangan kiri menjepit kapsul ditarik keluar satu demi satu.
2.5.2.      A Vue : ujung kapsul setelah dibebaskan dari jaringan sekitarnya dipresentasikan kelubang insisi, setelah dibersihkan dari jaringan ikat, kapsul diangkat satu persatu.
2.5.3.      Setelah semua kapsul diangkat luka ditutup dengan band aid selanjutnya dilapisi kasa steril dan dibalut.
(Manuaba I,1998)

2.6.    Efek Samping Kontrasepsi Norplant
2.6.1.      Gangguan siklus haid (perdarahan tidak teratur, perdarahan bercak, dan amenorhe)
2.6.2.      Perdarahan banyak dan lama jarang terjadi.
2.6.3.      Penghentian perdarahan pada akseptor kontrasepsi progestin
2.6.3.1.Konseling
2.6.3.2.Px fisik dan ginekologi
2.6.3.3.Px laboratorium
2.6.3.4.Pemberian progestin
2.6.3.5.Pmberian estrogen
2.6.3.6.Pemberian vitamin, ferrum
2.6.3.7.Kuretase.
(Saifudin A,2003)

TINJAUAN KASUS

Tgl/jam            : 6 Desember 2011/15.00                    WIBBidan      : Bidan ARI
Tempat            : BPS Ny. ARI                                    Diagnosa         : KB IMPLAN

3.1.    Pengkajian
Tgl/jam            : 6 Desember 2011/15.05 WIB                      
3.1.1.      Identitas Pasien                                               Identitas Suami
Nama               : Ny. W                       Nama               : Tn.P
Umur               : 28 th                          Umur               : 31 th
Agama                         : islam                          Agama             : Islam
Suku / bangsa : Jawa / Indo               Suku / Bangsa : Jawa / indo
Pendidikan      : SMA                                     Pendidikan      : SMA
Pekerjaan         : Swasta                       Pekerjaan         : Swasta
Alamat                        : Cemani, Sukoharjo
3.1.2.      Alasan Kunjungan
Ibu mengatakan telah menggunakan KB implant sejak tanggal 15 Desember 2008 sampai tanggal  6 Desember 2011                        tidak mendapat haid.
3.1.3.      Riwayat Haid
·         Menarche                    : 13 th
·         Lama                           : 6 hari
·         Siklus                          : 28 hari
·         Banyaknya                  : 2x ganti pembalut
·         Dismenorhe                 : tidak pernah
3.1.4.      Data Keluarga
·         Kawin berapa kali       : 1 x
·         Jumlah anak                : 2 anak
·         Berapa kali hamil        : 2 kali
·         Persalinan terakhir      : 29 -12-2007
·         Adakah penyakit keturunan : tidak ada
3.1.5.      Data Keluarga Berencana
·         Persalinan terakhir                                                                    : 10-12-2008
·         Jenis persalinan                                                                         : spontan, normal
·         Apakah pernah memakai kontrasepsi                                       : tidak
·         Alasan               : ingin cepat punya anak
·         Apakah pernah drop out                                                           : tidak
·         Metode  yang diyakini sekarang                                               : implant
·         Pasien datang atas petunjuk                                                     : sendiri
·         Datang pertama mendapatkan pelayanan KB : implant
·         Perencanaan anak dalam keluarga                                            : 3 orang anak
3.1.6.      Data Psikologis
Ibu ingin menggunakan KB Implan untuk mencegah kehamilannya lagi
3.1.7.      Pemeriksaan
3.1.7.1.Umum
Keadaan Umum : Baik, Kesadaran : Cm
VS :     TD : 120/80 mmHg     R : 24x/mnt
N : 80x/mnt                         S : 360C
TB:155 cm              BB:50 kg
Lila:24 cm
3.1.7.2.Khusus
a.       Mata
·         Mata   : konjungtiva tidak anemi, sklera tidak ikterik
·         Mulut  : bersih, gigi tidak ada caries
b.      Leher
·         Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid
c.       Dada
·         Payudara kanan, kiri           : simetris tidak ada benjolan
·         Jantung                                               : normal
·         Paru                                                     : normal
d          Abdomen
·                 Pembesaran Uterus :tidak ada
·                 Pembesaran Hati              :tidak ada
·                 Kelaianan                         :tidak ada

e          Tangan dan kaki
·         Oedama                                              :Tidak ada
·         Kuku Jari                                :Tidak pucat
·         Varices                                                :Tidak ada
·         Reflek patella                          :+ / +
f           Genrtalia Eksterna
    Vulva
·         Tidak dilakukan VT
·         Inspekulo : tidak dilakukan
                    g Anus                : Tidak ada Hemoroid

3.2.    INTERPRETASI DATA
Tgl / jam :  6 Desember 2011/15.10                WIB
Diagnosa kebidanan :
Ny “ W” umur 28 thn P2A0 calon baru Akseptor KB Implan  
Dasar : S : - Ibu mengatakan mempunyai 2 anak 
-  Ibu mengatakan ingin KB Implan 
O : - KU : baik            Kesadaran : CM
- VS :   TD : 120/80 mmHg     R : 24x/mnt
N : 80x/mnt                         S : 36,40C
-  Mata : konjungtiva tidak anemi, sklera tidak ikteri
-  Terpasang implant pada lengan kiri ibu
- Masalah : Ibu mengatakan masih ada rasa takut dengan pemasanga KB Implan
-  Kebutuhan :Informasi tentang KB Implan 
 
3.3.    DIAGNOSA POTENSIAL  DAN ANTISIPASI
Intak Luhal /tempat pemasanagan implant
Antisipasi :Perhatikan tehnik septic dan antiseptic ,ajari ibu cara perawatan luka post pemasangan

3.4.    TINDAKAN SEGERA
Tidak ada


3.5    INTERVENSI
Tgl/jam :  6 Desember 2011/15.20                  WIB
-          Beri KIE tentang KB Implant
-          Beri KIE tentang efek samping KB implant
-          Beri KIE tentang keuntungan dan kerugian KB implant
-          Lakukan inform consent
-          Pasang susuk / implant
-          Berikan terapi
-          Ajurkan ibu untuk kontrol  1 mimggu lagi

3.5.    IMPLEMENTASI
-   Memberi KIE tentang KB Implant
-   Memberi KIE tentang efek samping KB implant
-   Memberi KIE tentang keuntungan dan kerugian KB implant
-   Melakukan inform consent
-   Memasang susuk / implant
-   Memberikan terapi
§  Amox                                         :  3 x 500 mg
§  Parasetamol                          :  3 x 500 mg
-   Menganjurkan ibu untuk kontrol  1 mimggu lagi

3.6.    EVALUASI
Tgl/jam :  6 Desember 2011/16.00                  WIB
-          Ibu mengerti tentang kegunaan dan efek samping KB implant
-          Ibu mengerti tentang keuntungan dan kerugian KB implant
-          Ibu sudah melakukan inform consent
-          Ibu mengikuti prosedur pemasangan KB implant
-          Ibu telah terpasang susuk
-          Ibu  bersedia minum obatnya sampai habis
-          Ibu mengatakan akan control 1 minggu lahi setelah pemasangan ini


 Artikel ini saya ambil tugas dari mahasiswa kebinan Bina husada Palembang


Share :
Posted by: Betara Indra Gunawan
Betara Blog Updated at: 11:14 PM

Admin :

Terima kasih Atas Kunjungannya, Sahabat sedang membaca artikel tentang ASUHAN KEBIDANAN KELUARGA BERENCANA PADA “Ny. W”P2A0 AKSEPTOR BARU KB IMPLAN di Blog Betara , Sahabat dipersilakan mengcopy paste atau menyebarluaskan artikel ini, Namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya.

Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Terima kasih anda telah membaca artikel saya Tinggalkan Komentar anda

Follow by Email