Fantasi Dalam Psikology


Fantasi adalah Daya Jiwa untuk membentuk tanggapan-tangggapan bayangan baru Bagian ini membentuk beberapa poin penting diantaranya :

1.      Pengertian Fantasi

a.       Kekuatan/daya Jiwa ialah Fantasi. Yaitu suatu daya jiwa dapat membentuk tanggapan baru dengan pertolongan tanggapan-tanggapan lama.
b.      Ilmu Jiwa Modern memberikan batasana sebagai

Jadi dengan fantasi ini manusia dapat membentuk sesuatu yang sebelum ini belum ada, sehingga sesuatau yang baru itu merupakan sesuatu yang baru itu merupakan suatu kreaksi, meski dengan jalan bagaimanapun juga :

1.      Yang lama berpendpat bahwa fantasi itu fasti
Sesuatu yang baru itu hanya terjadi karena kombinasi tanggapan-tanggapan yang sudah ada.

2.       Yang baru, fantasi itu aktif. Menghubung-hubungkan sehingga tercipta sesuatu yang sunggu-sunggu baru.

Macam-macam fantasi
Fantasi yang tidak disadari ialah fantasi yang terjadi tanpa kita ketahui bahwa kita berfantasi.

Misalnya : pada waktu kita lihat melihat sepak bola. Kaki kita terasa ikut seakan-akan menyepak dan sebagainya. Fantasi yang disadari ada 2 macam :

Menurut terjadinya
Fantasi disadari yang pasif ialah disadari yang tidak dipimpin oleh akal maupun kemauan kita :
Misalnya : Bila kita sedang melamun
Fantasi disadari yang aktif ialah yang dipimpimpin oleh kemauan dan akal kita.

Menurut jenisnya-jenisnya fantasi dibedakan
1.      Fantasi Pencipta
Fantasi yang dapat menghasilkan sesuatu yang sunggu-sunggu baru.
2.      Fantas terpimpin

Fantasi yang timbul karena sesuatu perangsang dari luar dan ini hanya meninkmati
3.      Fantasi melaksanakan
Antasi yang  berada diantara fantasi mencipta  dan terpimpin.
Misalnya       :


         Seseorang penyayi sedang menyayi suatu lagu. Pada waktu ia menyanyi nada-nada yang tinggi, penyanyi itu tampak marah dan pada waktu penyayi nada renada ia tersenyum.
Artinya adalah ia menyayi sesuatu lagu adalah dengan fentasi pencipta. Sebab adanya kalanya penyanyi lain yang juga menyanyi lagu itu tidak dengan marah ataupun  senyum simpul.

Fantasi yang disadari yang fasif dan aktif
walaupun kedua fantasi itu berlainnan sifat, yaitu fasip yang sama yaitu
1.      Mengabstraksi (Abstraherend)
2.      Menentukan (Determinerend)
3.      Menghubungkan (Combinerent)
4.      Gambaran Fantasi
Gambaran fantasi hanya sedikit sekali persesuainya dengan gambaran pengamatan
Gambaran Fantasi adalah sesuatu yang baru sedang gambaran pengamatan bukan sesuatu yang baru.

Kegunaan dan Bahaya Fantasi

a.       Kegunaan  
1.      Dengan Fantasi para seniman dapat menciptakan sesuatu yang baru dan kita menikmatinya.

2.      dengan fantasi kita dapat ikut bersimpati dengan sesama manusia meski berjauhan tempatnya
3.      Dapat mengambil intisari dan mengikuti perjalanan sejaran meski sudah dizaman lalu.
4.      Dengan fantasi kita dapat merencanakan hidup kita dari mati.
5.      Dapat merintang duka dihari nanti.

b.      Bahaya
1.      Kalau orang sering berlebih lebihan pergi kedunia fantasi maka ia akan kecwa ketika kembali kedunia nyata.
2.      Mudah berdusta  karena ia dikuasi fantasti. Terutama kepada anaknya
3.      Merasa hidup mewah hingga ia berlebih-lebihan /poya-poya.
4.      Jika tanpa pimpinan dan penjagaan maka ia akan menjadliat dan jauh.


Perkembangan Fantasi

Perkembangan fantasi pada anak-anak
1.      Tingkat liar
2.      Tingkat terpimpin
3.      Tingkat melaksanakan


Nilai Fantasi terhadap pendidikan anak.

1.       Pengajaran atau bercertita kepada anak-anak sejarah bumu seperti dongeng,
2.       Tidak main hakim sendiri, tidak mudah memberi hukuman terhadap anak.
3.       Mudah mengembangkan imajinasi/intelegensi anak.
4.       Agar Fantasi dapat berkembang dengan baik dan leluasa. 






betara indra gunawan
betara indra gunawan

Terima kasih Atas Kunjungannya sedang membaca artikel tentang Fantasi Dalam Psikology di Blog Betara , Sahabat dipersilakan mengcopy paste atau menyebarluaskan artikel ini, Namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya.

Previous
Next Post »

Terima kasih anda telah membaca artikel saya Tinggalkan Komentar anda
EmoticonEmoticon