Fakta Tentang Perusahaan Microsoft



Perusahaan ini dijalankan oleh dewan direktur yang terdiri dari orang-orang luar perusahaan, sebagaimana perusahaan-perusahaan yang diperdagangkan publik. Anggota dewan direktur Microsoft pada bulan Juni 2010 adalah: Steve Ballmer, Dina Dublon, Bill Gates (chairman), Raymond Gilmartin, Reed Hastings, Maria Klawe, David Marquardt, Charles Noski, dan Helmut Panke. Anggota dewan dipilih setiap tahun dalam rapat umum pemegang saham tahunan dengan sistem suara mayoritas. Ada lima komite di dalam dewan yang bertanggung jawab atas urusan-urusan yang lebih spesifik. Komite-komite tersebut adalah Audit Committee, yang mengurus akuntansi, termasuk audit dan pelaporan; Compensation Committee, yang menyetujui kompensasi untuk CEO dan karyawan perusahaan lainnya; Finance Committee, yang menangani urusan keuangan seperti mengusulkan merger dan akuisisi; Governance and Nominating Committee, yang menangani berbagai urusan perusahaan, termasuk pencalonan anggota dewan; dan Antitrust Compliance Committee, yang berupaya mencegah perusahaan melanggar hukum antitrust. 

Grafik sejarah lima tahun saham (NASDAQ:MSFT) pada 29 September 2009. 
Ketika Microsoft membuka diri ke publik dan melakukan penawaran umum perdana pada tahun 1986, harga saham pembukanya adalah $21; setelah hari perdagangan, harga ditutup pada level $27,75. Pada bulan Juli 2010, dengan sembilan pembagian saham perusahaan, saham IPO apapun akan dikali 288; jika seseorang membeli IPO hari ini setelah dibagi dan faktor lainnya, harganya menjadi 9 sen. Harga saham Microsoft mencapai puncaknya pada tahun 1999 di level $119 ($60,928 jika disesuaikan dengan pembagian). Perusahaan ini mulai menawarkan dividen pada 16 Januari 2003, dimulai dari 8 sen per lembar untuk tahun fiskal, diikuti dengan dividen 16 sen per lembar pada tahun selanjutnya, berubah dari dividen per tahun ke per kuartal pada tahun 2005 dengan 8 sen per lembar per kuartal dan pembayaran sekali khusus sebesar 3 dolar per lembar untuk kuartal kedua tahun fiskal. Meski perusahaan ini mengalami peningkatan pembayaran dividen, harga saham Microsoft tetap stabil selama bertahun-tahun. 
Salah satu taktik bisnis Microsoft, yaitu "ikuti, perluas, dan hentikan," awalnya mengikuti standar atau produk yang bersaing, kemudian memperluasnya menjadi versi sendiri yang kemudian tidak kompatibel dengan standar yang ada, yang pada akhirnya menghentikan persaingan yang tidak sejalan dengan versi baru Microsoft. Berbagai perusahaan dan pemerintahan menuntut Microsoft atas taktik ini, sehingga memunculkan tuntutan hukum senilai miliaran dolar terhadap perusahaan ini. Microsoft mengklaim strategi awalnya tidak anti-persaingan, namun hanya berupa penerapan kebijakan mereka untuk mengimplementasikan fitur-fitur yang diyakini diinginkan pengguna. 

Budaya

Rujukan teknis untuk para pengembang dan artikel untuk berbagai majalah Microsoft seperti Microsoft Systems Journal (atau MSJ) tersedia melalui Microsoft Developer Network (MSDN). MSDN juga menawarkan paket berlangganan untuk perusahaan dan perorangan, dan paket langganan yang lebih mahal biasanya mencakup akses ke versi beta perangkat lunak Microsoft sebelum diluncurkan. Pada bulan April 2004, Microsoft meluncurkan sebuah situs komunitas untuk pengembang dan pengguna bernama Channel9, yang menyediakan layanan wiki dan forum Internet. Situs komunitas lain yang memiliki layanan videocast harian dan lainnya, yaitu On10.net, diluncurkan pada 3 Maret 2006. Bantuan teknis gratis biasanya disediakan melalui grup berita daring Usenet, dan sebelumnya CompuServe, yang diawasi oleh karyawan-karyawan Microsoft; ada pula beberapa grup berita untuk satu produk saja. Para pemberi solusi diseleksi secara sejawat atau oleh karyawan Microsoft untuk mendapatkan status Microsoft Most Valuable Professional (MVP), yang memberikan mereka status sosial istimewa, penghargaan, serta keuntungan lainnya.

Terkenal karena leksikon internalnya, istilah "eating our own dog food" dipakai untuk mendeskripsikan kebijakan memakai versi prarilis dan beta produk-produk Microsoft untuk mengujinya dalam situasi "dunia nyata".Istilah ini biasanya disingkat menjadi "dog food" saja dan dipakai sebagai kata benda, kata kerja, dan kata sifat. Jargon lainnya, yaitu FYIFV atau FYIV ("Fuck You, I'm [Fully] Vested"), dipakai oleh seorang karyawan untuk menunjukkan bahwa mereka sudah mencapai tingkat kebebasan keuangan dan dapat menolak bekerja kapan saja mereka mau. Perusahaan ini juga terkenal karena proses seleksi calon karyawannya yang ditiru oleh perusahaan-perusahaan lain dan dijuluki "wawancara Microsoft", yang terkenal karena pertanyaan-pertanyaannya yang unik dan tidak sesuai konteks perusahaan seperti "Mengapa penutup saluran limbah berbentuk lingkaran?".

Microsoft adalah penentang keras batas visa H1B, yang memungkinkan perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat mempekerjakan pekerja asing tertentu. Bill Gates mengklaim batas pada visa H1B menjadikannya sulit untuk mempekerjakan karyawan untuk Microsoft, dengan menyatakan "Aku akan menyingkirkan batas H1B" pada tahun 2005. Kritikus visa H1B menyatakan bahwa pelonggaran batas akan mengakibatkan naiknya pengangguran di kalangan warga Amerika Serikat karena pekerja H1B bekerja pada jabatan bergaji rendah. Human Rights Campaign Corporate Equality Index, sebuah laporan tentang sepositif apakah kebijakan suatu perusahaan terhadap karyawan LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transseksual), memberi Microsoft penilaian 87% sejak 2002 sampai 2004 dan 100% sejak 2005 sampai 2010 setelah mereka mengizinkan keterbukaan jenis kelamin.


Financial

Standard and Poor's dan Moody's telah memberikan penilaian AAA kepada Microsoft yang asetnya bernilai $41 miliar dengan $8,5 miliar dalam bentuk utang tanpa jaminan. Menanggapi penilaian ini, pada Februari 2011, Microsoft merilis obligasi perusahaan senilai $2,25 miliar dengan nilai pinjam relatif rendah jika dibandingkan dengan obligasi pemerintah. 
Untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, Apple Inc. mengalahkan Microsoft dalam hal laba dan pendapatan per kuartal pada Q1 2011 akibat melemahnya penjualan PC dan kerugian besar Microsoft Online Services Division (yang mengurus mesin pencari Bing). Laba Microsoft sebesar $5,2 miliar, sementara Apple $6 miliar, dengan pendapatan $14,5 miliar dan $24,7 miliar secara berturut-turut. 
Microsoft Online Services Division terus-terusan merugi sejak 2006 dan pada Q1 2011, divisi ini mengalami kerugian sebesar $726 juta. Kerugian ini mengikuti kerugian sebesar $2,5 miliar pada tahun 2010. 
Pada tanggal 20 Juli 2012, Microsot mengalami kerugian kuartal pertamanya, meski mencetak rekor pendapatan untuk kuartal dan tahun fiskal tersebut. Microsoft melaporkan kerugian bersih sebesar $492 juta; akuisisi perusahaan periklanan aQuantive pada tahun 2007 dengan nilai $6,2 miliar dan masalah yang terkait dengannya disebut-sebut sebagai penyebab kerugian ini. 

Lingkungan

Microsoft menempati peringkat ke-17 dalam Guide to Greener Electronics (edisi ke-16) keluaran Greenpeace yang membuat daftar 18 perusahaan elektronik menurut kebijakan mereka terhadap bahan kimia beracun, pendauran ulang, dan perubahan iklim. Target Microsoft untuk menghentikan pemakaian BFR dan ftalat di semua produk-produknya adalah tahun 2012, namun komitmen untuk menghentikan pemakaian PVC masih belum jelas. Hingga Januari 2011, Microsoft tidak mempuunyai produk yang sepenuhnya bebas dari PVC dan BFR. 
Kampus utama Microsoft di Amerika Serikat mendapatkan sertifikasi perak dari program Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) pada tahun 2008, dan perusahaan ini memasang lebih dari 2.000 panel surya di atap gedung-gedungnya di Silicon Valley. Panel surya tersebut menghasilkan sekitar 15 persen total energi yang dibutuhkan Microsoft pada bulan April 2005. 
Microsoft memanfaatkan transportasi alternatif. Perusahaan ini menciptakan sistem bus swasta terbesar di dunia, yaitu "Connector", untuk mengangkut orang-orang dari luar perusahaan; untuk transportasi di lingkungan perkantoran, "Shuttle Connect" dioperasikan dengan armada mobil hibrida untuk menghemat bahan bakar. Perusahaan ini juga menyubsidi transportasi umum regional sebagai insentifnya.[101][102] Pada bulan Februari 2010, Microsoft menentang penambahan jalur transportasi umum tambahan dan lajur kendaraan berpenumpang banyak pada sebuah jembatan yang menghubungkan Redmond dengan Seattle; perusahaan ini tidak ingin menunda-nunda lagi pembangunannya. 
Microsoft menempati peringkat 1 dalam daftar World's Best Multinational Workplaces oleh Great Place to Work Institute pada tahun 2011. 

Pemasaran

Pada tahun 2004, Microsoft mempekerjakan beberapa firma riset untuk melakukan studi independen yang membandingkan biaya kepemilikan total (TCO) Windows Server 2003 dengan Linux; firma-firma tersebut menyimpulkan bahwa banyak perusahaan menganggap Windows lebih mudah digunakan ketimbang Linux, sehingga mereka yang memakai Windows dapat bekerja lebih cepat dan berujung pada pengeluaran perusahaan yang lebih rendah.[105] Hal ini memunculkan banyak penelitian terkait; sebuah penelitian oleh Yankee Group menyimpulkan bahwa memperbarui versi Windows Server ke versi lainnya membutuhkan biaya lebih sedikit daripada biaya pengalihan dari Windows Server ke Linux, meski perusahaan-perusahaan yang disurvei mencatat peningkatan keamanan dan keandalan server Linux dan masalah tentang dipaksa memakai produk-produk Microsoft. Studi lain yang dirilis oleh Open Source Development Labs mengklaim bahwa studi Microsoft "kedaluwarsa dan berpihak" dan survei mereka menyimpulkan bahwa TCO Linux lebih rendah karena pengguna Linux mengurus lebih banyak server daripada pengguna Windows dan faktor lainnya. 

Sebagai bagian dari kampanye "Get the Facts", Microsoft menekankan platform perdagangan .NET yang telah mereka kembangkan bekerja sama dengan [{Accenture]] untuk London Stock Exchange, dengan mengklaim bahwa Microsoft memiliki keandalan "five nines". Setelah mengalami pemadaman server dan dianggap tidak bisa diandalkan LSE mengumumkan pada tahun 2009 bahwa mereka berencana berhenti memakai produk Microsoft dan pindah ke Linux pada tahun 2010. 

Logo

Microsoft mengadopsi "Pac-Man Logo", yang didesain oleh Scott Baker, pada tahun 1987. Baker mengatakan bahwa, "Logo baru ini, dengan font Helvetica miring, memiliki celah di antara o dan s  untuk menekankan sisi "soft"-nya dan memberi kiasan gerakan dan kecepatan." Dave Norris sempat membuat lelucon internal untuk menyelamatkan logo lamanya yang berwarna hijau dan berhuruf besar dengan huruf O yang unik, menjulukinya blibbet, namun segera dihapus. Logo Microsoft dengan slogan "Your potential. Our passion." di bawah nama perusahaan didesain berdasarkan slogan yang dipakai Microsoft tahun 2008. Pada tahun 2002, perusahaan ini mulai memakai logo tersebut di Amerika Serikat dan memulai iklan televisi dengan slogan tersebut, berubah dari slogan sebelumnya, yaitu "Where do you want to go today?". Pada konferensi MGX (Microsoft Global Exchange) tahun 2010, Microsoft meluncurkan slogan baru perusahaan, "Be What's Next.". 

Pada tanggal 23 Agustus 2012, Microsoft meluncurkan logo perusahaan baru pada pembukaan Microsoft Store ke-23 di Boston. Penggantian logo ini menandakan pengalihan fokus perusahaan dari gaya klasik ke antarmuka modern serba kotak yang akan dipakai di platform Windows Phone, Xbox 360, dan Windows 8 dan Office Suites. Logo baru ini terdiri dari empat persegi dengan warna-warna logo Windows. Meski begitu, logo ini tidak baru sama sekali, karena pernah muncul di iklan Windows 95 pada pertengahan 1990-an. Masing-masing warna mewakili sebuah produk besar Microsoft: biru untuk Windows (dan Windows 8), hijau untuk Xbox, merah untuk Office, dan kuning masih belum diketahui. 

betara indra gunawan
betara indra gunawan

Terima kasih Atas Kunjungannya sedang membaca artikel tentang Fakta Tentang Perusahaan Microsoft di Blog Betara , Sahabat dipersilakan mengcopy paste atau menyebarluaskan artikel ini, Namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya.

Previous
Next Post »

Terima kasih anda telah membaca artikel saya Tinggalkan Komentar anda
EmoticonEmoticon