Anggota Polri Ditembak | shooting of police


Anggota polisi berseragam lengkap Propam Polri bernama Sukardi menjadi korban penembakan orang tak dikenal di depan Gedung KPK. Kejadiannya berlangsung malam ini, Selasa, pukul 22.20 WIB.

Berdasarkan pantauan VIVAnews, saat ini, korban masih terkapar di tempat kejadian perkara karena terkena luka tembak di perut. Berdasarkan saksi, terdengar tiga kali tembakan.

Polisi dari Polsek Setiabudi saat ini sedang mengamankan lokasi kejadian. Korban masih tergelatak di jalan. Di pinggir jalan, terlihat masih ada tiga proyektil. Sedangkan pelaku, belum diketahui. (umi)

anggota Polri tewas ditembak orang tidak dikenal di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa malam, 10 September 2013. Korban tewas seketika, setelah tertembus timah panas di sekujur tubuhnya.

Sebelumnya, korban yang diduga bertugas di divisi profesi dan keamanan Mabes Polri itu tengah mengawal enam truk yang masing-masing bernomor polisi B9014 UPA, B 9428 OU, B 9491 HW, B 9048 PR, B 8664 BD, dan B 9567 HR.

Keenam mobil tersebut, membawa komponen material berat untuk lift atau elevator parts yang akan dikirimkan ke Rasuna Tower, Jakarta. Material berat itu dibawa dari Pelabuhan Tanjung Priok.

Keenam mobil tersebut melaju dengan kecepatan sedang dari arah Menteng, Jakarta Pusat.

Sekitar pukul 22.20 WIB, Sukardi yang membawa lampu pengatur lalu lintas itu saat mengedari motornya, tiba-tiba ditembak oleh dua orang tak dikenal, yang diduga juga mengendarai sepeda motor. Korban tewas dengan luka tembak di bagian punggung dan perut sebelah kiri. Jenazah Sukardi kini sudah dibawa ke RS Polri untuk diautopsi. (umi)

(Diduga Penembak kkabur menggunakan motor dan berboncengan)
Polisi menggelar razia dadakan menyusul tertembaknya salah satu personel mereka malam ini. Sukardi yang masih mengenakan seragam Propam Polri tewas setelah ditembak orang tak dikenal di depan Gedung KPK, Selasa malam, sekitar pukul 22.20 WIB.

Salah satu anggota tak berseragam dari Polsek Setiabudi, yang tidak menyebutkan namanya mengatakan sudah mendapat instruksi untuk menggelar operasi atau razia dadakan di daerah sekitar dekat dengan lokasi terjadinya penembakan tersebut.

Hal itu, guna mengejar pelaku yang diduga berjumlah dua orang dan mengendarai sepeda motor saat melakukan aksinya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto saat diwawancarai tvone mengaku bahwa petugas Polda Metro sudah TKP dan sedang mengumpulkan informasi. "Kini sedang ditelusuri, korban itu lewat atau sedang ada keperluan tertentu saat ditembak. Ini masih didalami," ujarnya.

Ia menuturkan dari keterangan saksi, pelaku menggunakan sepeda motor dan kemudian lari setelah melakukan aksinya.(umi)

Anggota polisi tewas ditembak orang tak dikenal hari ini, Selasa 10 September 201, sekitar pukul 22.20 WIB. Anggota polisi berseragam lengkap Propam Polri bernama Sukardi itu menjadi korban penembakan tiga kali saat mengendarai motornya di depan Gedung KPK.

Menurut sejumlah saksi yang berhasil ditemui, pelaku  menggendarai sepeda motor saat melakukan aksinya di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan.

Selain itu, masih menurut saksi, pelaku berjumlah dua orang atau mengendarai motor berboncengan. Pelaku menembakkan tiga peluru ke perut Sukardi yang langsung terkapar bersimbah darah.

Untuk mengetahui detil peristiwa tersebut, sekitar 10-11 orang saksi kini dibawa ke Polsek Setiabudi, untuk dimintai keterangan. Polisi terlihat juga mengatur jalan dan mengamankan TKP dengan memasang garis polisi (police line). (umi)

Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan prihatin atas insiden penembakan terhadap Bripka Sukardi pada pukul 22.20 WIB, Selasa  10 September 2013. Bripka Sukardi ditembak orang tak dikenal persis di depan gerbang Gedung KPK.

"Kami ikut prihatin terhadap peristiwa ini dan menyampaikan bela sungkawa yang mendalam baik kepada keluarga petugas kepolisian maupun kepada Polri," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di kantornya.

Untuk selanjutnya Johan mengatakan, KPK siap membantu Polri mengusut pelaku penembakan dengan menyerahkan rekaman CCTV gedung. Mengingat saat kejadian, sejumlah kamera CCTV di Gedung KPK sempat merekam peristiwa tersebut.

"KPK siap membantu pihak kepolisian sejauh diperlukan termasuk memberikan rekaman CCTV di depan gedung KPK. Tadi mereka sudah kami perlihatkan," ujar Johan.

Bripka Sukardi tewas setelah tiga peluru menjebol perutnya. Ia jatuh dari motor yang dikendarainya dengan bersimbah darah. Jenazahnya kini berada di RS Polri. (umi)

Jenazah Bripka Sukardi, anggota polisi yang tewas ditembak orang tak dikenal pukul 22.20 WIB, Selasa 10 September 2013 dibawa mobil ambulans menuju rumah sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan, ambulans RS MMC terlihat membawa Bripka Sukardi ke RS Polri untuk menjalani autopsi. Sedangkan mobil ambulans dari Pusdokkes Polri membututi di belakangnya.

Lokasi kejadian, saat ini masih ditutupi garis polisi dan petugas masih melakukan penyisiran.

Sementara itu, kondisi lalu lintas di kedua arah Jalan HR Rasuna Said, tepatnya di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi terpantau padat merayap.

Kondisi ini merupakan imbas dari ditutupnya hampir seluruh badan jalan karena digunakan olah tempat kejadian perkara penembakan.

Pantauan VIVAnews, untuk kendaraan yang mengarah Jalan Gatot Subroto diarahkan untuk menggunakan lajur busway. Sementara itu, untuk arah sebaliknya juga terpantau padat karena banyak warga yang memarkir kendaraan di jalan. (umi)


Referensi : 
http://nasional.news.viva.co.id/news/read/443054-jenazah-bripka-sukardi-dibawa-ke-rs-polri
http://nasional.news.viva.co.id/news/read/443049-kejar-pelaku-penembak-sukardi--polisi-langsung-razia-motor
http://nasional.news.viva.co.id/news/read/443063-penembak-rampas-senjata-bripka-sukardi
http://nasional.news.viva.co.id/news/read/443047-polisi-yang-ditembak-depan-gedung-kpk-meninggal-dunia
betara indra gunawan
betara indra gunawan

Terima kasih Atas Kunjungannya sedang membaca artikel tentang Anggota Polri Ditembak | shooting of police di Blog Betara , Sahabat dipersilakan mengcopy paste atau menyebarluaskan artikel ini, Namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya.

Previous
Next Post »

Terima kasih anda telah membaca artikel saya Tinggalkan Komentar anda
EmoticonEmoticon