Kronologi Operator Vs OTT di Indonesia


Rencana Presiden Joko Widodo mengunjungi markas Google cs dalam agenda lawatannya ke Amerika Serikat pekan depan, diharapkan bisa ikut menyelesaikan permasalahan antara operator telekomunikasi dan pemain over-the-top (OTT) di Indonesia.

Harapan itu disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Alexander Rusli. Ia berharap kunjungan Jokowi itu bisa m‎enjembatani masalah antara operator dan OTT seperti Google, Facebook, Twitter, Path, dan Microsoft.
  
Masalahnya, para operator harus membangun jaringan supaya mampu memberikan layanan yang memuaskan bagi para pelanggannya untuk bisa mengakses internet dan layanan OTT.

Pada hari senin 19 Oktober 2015 Alex President Director & CEO Indosat di kantor pusat Indosat, Jakarta di liput oleh tim Detik.com  mengatakan Banyak konten yang dipakai pelanggan-pelanggan di smartphone yang banyak berasal dari Amerika Serikat. Kita berharap ada kerja sama lebih banyak lagi. OTT player terutama, supaya bisa sharing benefit. Dan Ceo alex juga mengatakan Kan nggak masuk akal, kita bangun jaringan, mereka yang on top of us. Kan ingin ada kerja sama yang untungkan kedua belah pihak. Tentunya, layanan OTT yang jalan di jaringan kami agar lebih bagus, kan jadi sama-sama untung,
Sebagaimana diketahui, persoalan yang sering muncul antara kedua belah pihak adalah banyaknya pemain OTT global yang masuk ke Indonesia hanya memanfaatkan jaringan operator telekomunikasi tanpa adanya kontribusi pendapatan bagi operator.
betara indra gunawan
betara indra gunawan

Terima kasih Atas Kunjungannya sedang membaca artikel tentang Kronologi Operator Vs OTT di Indonesia di Blog Betara , Sahabat dipersilakan mengcopy paste atau menyebarluaskan artikel ini, Namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya.

Previous
Next Post »

Terima kasih anda telah membaca artikel saya Tinggalkan Komentar anda
EmoticonEmoticon